Agen Prudential Indonesia

Agen Asuransi Jiwa Terbaik, Asuransi Kesehatan Terbaik, Agen Asuransi Online, Perencana Keuangan

Kenapa Kita Perlu Asuransi Jiwa?

Kehidupan kita itu ibarat kapal besar. Asuransi jiwa itu ibarat Sekoci, perahu kecil yang harus ada di setiap kapal besar. Sekoci sebagai penyelamat sementara dalam kondisi darurat apabila terjadi musibah pada kapal tersebut. Begitu juga sama halnya dengan fungsi Ban serep, sebagai pengganti Ban utama apabila terjadi masalah di perjalanan. Keberadaan polis Asuransi jiwa saat ini, mungkin tidak begitu penting, karena perahu kehidupan yang kita tumpangi sedang berlayar dengan tenang. Polis Asuransi Jiwa ibarat sekoci & ban serep yang selalu dibawa kemanapun kapal Kita berlayar dan mengendarai mobil.
Kapan saat yang tepat untuk membeli asuransi, terutama asuransi jiwa dan asuransi kesehatan?Secara sederhana adalah sebagai berikut :Asuransi Jiwa di beli saat sudah mempunyai tanggungan, karena manfaat asuransi ini akan diberikan kepada ahli waris jika tertanggung utama meninggal dunia.Asuransi Kesehatan sedini mungkin dan lebih baik di lengkapi dengan dengan yang meng-cover critical illnes.Mengapa karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan jatuh sakit dan asuransi hanya bisa dibeli saat kita sehat, bukan saat kita sakit.

Sekilas Tentang Asuransi

Asuransi adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dan pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh perusahaan asuransi sebagai imbalan untuk :
  • Memberikan penggantian kepada tertanggung atau pemegang polis karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti; atau
  • Memberikan pembayaran yang didasarkan meninggal atau hidupnya tertanggung dengan manfaat yang besarnya telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Konsep Dasar Asuransi Konvensional

Pada asuransi konvensional, pemilik polis mengalihkan risiko finansialnya kepada perusahaan asuransi. Oleh karena itu dalam asuransi konvensional, hubungan antara pemegang polis dan perusahaan asuransi dinamai dengan hubungan antara tertanggung dan penanggung. Kepemilikan dana pun berpindah dari pemilik polis ke perusahaan asuransi, dengan demikian, jika suatu saat timbul suatu risiko, maka perusahaan asuransi akan menanggung risiko tersebut karena risiko telah berpindah dari pemilik polis ke perusahaan sebagai konsekuensi dari pembayaran premi. Inilah yang disebut dengan azas Risk Transferring (pengalihan risiko).

Konsep Dasar Asuransi Syariah

Pada asuransi syariah, hubungan peserta dengan pesarta asuransi adalah saling menanggung risiko di mana peserta secara bersama-sama dan sukarela mengumpulkan dana dalam bentuk iuran kontribusi ke dalam rekening tabarru’. Sehingga kepemilikan dana atas iuran kontribusi tersebut tetap melekat pada peserta, dan apabila suatu saat timbul suatu risiko, maka para peserta sendirilah yang akan membayarkan klaim atas risiko tersebut dari dana tabarru’. Inilah yang disebut dengan azas Risk Sharing (saling menanggung risiko). Sedangkan Perushaan hanya sebagi pengelola dana Tabarru dan perusahaan hanya mendapatkan fee dari setiap pesarta asuransi syariah sesuai dengan akad Wakalah bil ujroh

Bagaimana Melindungi Keluarga Saya

Berikan perlindungan menyeluruh untuk Anda dan keluarga dengan produk asuransi jiwa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari Prudential Indonesia.

Patut untuk dipertimbangkan

Beragam pilihan perlindungan

Pilihan perlindungan jiwa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan

Jangka waktu perlindungan

Pilihan jangka waktu perlindungan yang dapat direncanakan

Melindungi masa depan keluarga

Mempersiapkan kelangsungan hidup keluarga apabila terjadi risiko
I Made Putu Subali, ST, M.Pd, AWP®Associate Agency Director (Leader)